Di banyak wilayah Jawa Barat, kehadiran guru ngaji masih memegang peran krusial dalam membentuk karakter generasi muda.
Faktanya, tidak sedikit dari mereka yang masih bertahan di tengah keterbatasan. Seperti honor minim hingga sarana belajar yang kurang memadai.
Fenomena ini menggambarkan bahwa perhatian terhadap guru ngaji masih belum maksimal. Padahal, kontribusi mereka sangat besar dalam mencegah degradasi akhlak di masyarakat.
Meski menghadapi berbagai kendala, Persatuan Guru Ngaji hadir sebagai wadah untuk menguatkan para guru ngaji.
Melalui kegiatan pembinaan, PGN berkomitmen meningkatkan kualitas Persatuan Guru Ngaji pengajaran. Upaya ini dinilai strategis dalam menghadapi tantangan zaman.
Tak hanya itu, partisipasi publik juga memegang peran kunci. Dukungan dari berbagai pihak dibutuhkan agar tenaga pendidik keagamaan dapat lebih diperhatikan.
???? Pelajari lebih lanjut:
Guru Ngaji Bertahan di Tengah Kesederhanaan
Cerita Inspiratif Ustadz di Bandung
https://pgn.or.id/read/14/guru-ngaji-masih-bertahan-di-tengah-keterbatasan
Di era digital saat ini, tantangan baru juga muncul, seperti ancaman keamanan digital. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam dunia pendidikan.
Oleh karena itu, literasi digital perlu diperkuat, terutama di kalangan masyarakat umum.
Melalui kolaborasi antara komunitas guru ngaji dan masyarakat, optimisme untuk menciptakan generasi unggul bukanlah hal yang tidak mungkin.
Ke depan, dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar peran guru ngaji tetap bertahan.